KENTUT ITU JUJUR!!!

14 Jul 2010

Demi kesopanan dan etika, seringkali kita harus bersikap tidak jujur, dan pengajaran ini telah kita dapatkan sejak dari kecil, sehingga mengakar dalam hidup kita dan menjadi perilaku dalam keseharian!

Karena si kecil di rumah tahu saya suka menulis , maka entah mendapatkan inspirasi dari mana , sehingga ia memesan sebuah tulisan yang diberinya judul “Kentut Itu Jujur ! “
Judulnya saja tidak terpikirkan oleh saya , apalagi isinya .

Si dede hanya mengatakan , “Pokoknya papi tulis aja , kentut itu jujur! Kalau orang yang bisa kentut itu , namanya jujur !”

Pertama kali mendengarnya , sulit untuk saya pahami . Apa karena saya terlalu bodoh dan si kecil ilmunya terlalu tinggi ? Atau juga si kecil sedang mengada-ada dan iseng ?
Tetapi setelah saya merenungkan dan berimajinasi , barulah sedikit saya menangkap maknanya . Maksud dari kentut itu jujur !

Kita manusia , demi yang namanya sopan santun dan menjaga etika , sering kali berlaku tidak jujur dan membohongi diri . Demi kesopanan , kita terpaksa menjadi orang yang munafik dan penuh kepura-puraan .
Demi kesantunan , dipaksa untuk menjadi pembohong dalam berperilaku .
Tanpa kita sadari , sesuatu hal yang bertujuan baik awalnya , pada akhirnya justru menjadikan kita sebagai pribadi yang pandai bersandiwara .

Lalu apa hubungannya dengan kentut? Jaman saya sekolah dulu , sering mendengar guru bercerita tentang lelucon soal kentut ini .
Kalau kentut didepan orang Indonesia , pasti akan dimarahi karena dianggap tidak sopan . Sedangkan bila kentut didepan orang Jepang , malahan akan dikasih hadiah. Karena kentut itu dianggap sehat .

Soal kentut ini , seorang teman juga suka menggunakannya sebagai bahan untuk bercanda . Ketika sehabis kentut , langsung ia berkata , “Kentut , kan cuma angin , kalau tidak suka tolong dikembaliin! Berkata demikian sambil ngakak .

Kita memang terlalu tidak suka dengan kejujuran , sehingga menyebabkan kita menjadi suka tidak mau jujur juga .
Bayangkan , ketika sedang berkumpul dengan teman - teman atau keluarga , tiba-tiba keinginan kentut datang , pasti dengan sekuat tenaga kita akan menahan kentut itu atau membuangnya sedikit demi sedikit dengan menahan nafas .
Padahal bisa saja spontan kita berkentut ria dengan perasaan lega tanpa terbebani.

Kentut adalah sesuatu hal yang wajar dan menyehatkan , karena membuang gas beracun dari dalam tubuh . Tetapi bila hal itu dilakukan , maka pasti dianggap tidak sopan dan kurang ajar.
Siapa yang menentukan standar ini ? Bila kentut adalah hal yang wajar dan mengandung kejujuran , lalu mengapa bisa dianggap kurang ajar ?

Aktivitas kentut itu memang mengandung kejujuran . Saat kentut mengeluarkan suatu bunyi atau minimal menimbulkan suatu bau dan bisa dirasakan apa adanya . Demikian adanya yang namanya kentut.

Sejujurnya saya sendiri sangat menikmati acara kentut yang saban hari berlangsung . Saya menikmati , walaupun istri sering menganggap sebagai hal yang jorok .
Apa yang saya nikmati ?
Proses keluarnya angin dan baunya yang penuh rasa itu serta cukup menyegarkan ! Mungkin ini ada pengaruh hidup bervegetarian, sehingga aromanya segar bagai sayuran .
Kegiatan kentut ini adalah kegiatan yang menjadi dambaan saya . Sungguh !

Jijik dan jorokkah Anda membacanya ? Maaf , inilah kejujuran saya soal kentut !

Prooooottt . . . !


TAGS


Comment
-

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post