Pak Polisi Itu Baik, Ia Tidak Menilang!

28 May 2011

Beberapa hari yang lalu, karena ada suatu?keperluan ke satu tempat di daerah Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, saya meluncur melalui Jalan Panjang. Untuk mencapai daerah tersebut saya harus mengambil jalur putar balik di pertigaan Jalan Lapangan Bola.

Saat hendak berputar balik, kebetulan lampu merah sedang menyala, sehingga kendaraan terpaksa memasuki jalur bus way.?Melihat keadaan itu, polisi yang berjaga?menghampiri pengendara sepeda motor yang berada di depan saya. Saya pikir, polisi itu akan menilangnya. Ternyata tidak! Pak Polisi itu hanya menegur, Jalannya di pinggir dong, jangan di tengah!

Polisi itu berlalu melewati saya menuju ke?belakang menghampiri sebuah mobil yang?masuk jalur bus way di belakang saya.?Saya pikir, Tumben nih Pak Polisinya baik. Tidak menilang !

Ketika saya menengok ke belakang, saya?melihak Pak Polisi itu sedang berbicara?dengan pengendara mobil tersebut sambil?tertawa. Saya berpikir lagi, paling Pak Polisi itu hanya menegur pengendara mobil tersebut yang telah masuk jalur bus way atau nereka sudah saling kenal, karena saya lihat akrab sekali.
Namun saat saya hendak berpaling, mata?saya melihat dengan jelas, pengendara mobil tersebut sedang berusaha memasukan uang dua puluh ribuan ke kantong baju Pak Polisi.?Bles Setelah uang itu sukses masuk ke kantungnya, Pak Polisi tertawa puas sambil berlalu.

Terlihat si pengendara juga tertawa,?tapi entah puas atau mulas tertawanya.?Jangan-jangan dalam hatinya yang culas?berkata, Sialan, uang makan hari ini amblas, gara-gara polisi mata duitan!
Saya yakin, perilaku polisi kita di jalanan?yang saya saksikan, hanyalah satu dari?sekian kejadian setiap harinya.?Pertanyaannya, apakah perilaku ini tidak?diketahui oleh para kepala polisi di wilayahnya?
Saya juga yakin, pasti tahu tapi sengaja?menutup mata, alias pura-pura tidak perlu?tahu!
Saya jadi berpikir, sebenarnya perilaku?para polisi yang menilang dan menerima uang sogokan dari para pengendara yang melanggar aturan sengaja dibiarkan sebagai salah satu cara atasan mereka untuk memberikan kesejahteraan yang selama ini tidak bisa dijamin atau diberikan negara.
Sebenarnya perilaku para polisi nakal yang?suka mengajak damai ini juga masih sangat dibutuhkan masyarakat yang tidak mau repot dan mau urusan cepat beres dengan mengeluarkan uang beberapa puluh ribu rupiah saja. Apalagi Pak Polisi juga sering berkata, Kami hanya membantu !

Mungkin itu termasuk saya dan Anda juga?yang sebenarnya suka tak rela juga walaupun sudah dibantu oleh Pak Polisi yang baik dan mau memperlancar perjalanan kita.

Jadi, kalau mau aman dan bebas dari berdamai di jalan dengan polisi sebenarnya gampang. Ya patuhi aturan lalu lintas dan lengkapi surat-surat yang diperlukan.
Eits, jadi ingat, SIM C saya sudah mau habis masa berlakunya akhir bulan ini dan kemarin karena buru-buru terpaksa dengan rela masuk ke jalur bus way.
Jadi, malu!


TAGS


Comment
-

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post