Jokowi Pembohong?

14 May 2013

Joko Widodo pembohong? Itulah pengaduan warga yang tinggal di sekitar Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara kepada Ketua Komnas HAM, Siti Noor Laila yang mengunjungi mereka.

Kepada Noor Laila, warga mengatakan Jokowi sebagai gubernur pembohong. Sebab sebelum menjadi gubernur, Jokowi berjanji tidak akan menggusur warga yang tinggal di sekitar waduk itu.

Tetapi nyatanya mereka kini diminta pindah dari tempat yang sudah ditempati puluhan tahun. Warga merasa keberatan.

Apakah Jokowi benar-benar telah berbohong?

Sebagai pemimpin memang akan selalu berada dalam dilema menghadapi warga yang sulit diatur. Maunya mengikuti keinginan sendiri.

Tujuan Jokowi menggusur warga bukan sekadar digusur begitu saja. Tapi sudah disediakan tempat yang lebih layak. Karena tempat yang ditinggali warga saat ini memang bukan diperuntukkan membangun rumah.

Jangan mentang-mentang karena itu tanah negara, lalu warga bisa seenaknya menempati.

Tindakan Jokowi untuk memindahkan warga ke tempat yang lebih baik, sejatinya diapresiasi oleh warga. Apa yang dilakukan Jokowi sudah cukup manusiawi.

Tinggal di sekitar waduk daerah yang rawan banjir tentu membahayakan warga sendiri. Hal ini tentu juga menjadi pemikiran Jokowi.

Dalam menghadapi rakyat, sikap lemah lembut seorang pemimpin memang dibutuhkan. Namun dalam situasi tertentu, sikap tegas pun diperlukan. Bagaimana sikap Jokowi menghadapi warga yang menganggapnya sebagai pembohong.


TAGS


Comment
-

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post