Apakah Perlu Sakit Dulu Baru Sadar untuk Hidup Sehat?

17 Sep 2013

“Wah, kalau gitu bersyukur dong bisa kena stroke?”

Setengah guyon setengah serius saya mengucapkan kalimat di atas. Terkena stroke malah dibilang harus bersyukur. Kejam nian saya ini?

Tapi saya pikir, apa yang terucap cukup relevan dan wajar. Karena kawan baik saya ini mengatakan, bahwa setelah kena stroke dia baru menyadari pola makannya selama ini yang salah dan berlebihan.

“Iya sih, untung kena strokenya karena penyumbatan darah.” kata kawan ini dengan wajah yang tersenyum.

Keadaannya memang mulai berangsur baik. Setelah sebelumnya sempat stress tak menyangka akan mengalami keadaan ini.

Kawan ini mengakui memang pola makannya kurang sehat selama ini. Ia hampir setiap tengah malam masih makan. Banyak mengkonsumsi jajanan gorengan. Badannya jadi tambun. Padahal ia termasuk seorang vegetaris.

Dengan kena stroke ini mau tidak mau makanan setiap harinya harus terjaga. Jadi dalam waktu kurang dari dua bulan berat badannya sudah turun 10 kg. Coba kalau dalam keadaan normal, mana mungkin bisa tercapai kondisi ini.

Mendengar hal ini, seorang teman saya lagi menyeletuk,”Makanya kalau mau sehat dan langsing kena stroke dulu tuh!” Tapi spontan dijawab teman yang lain,”Ogah! Jangan kesampaian deh.”

Apakah harus demikian?

Memang harus diakui, kesadaran kita semakin berkurang oleh nafsu-nafsu yang ada. Ketika nafsu datang, seketika kesadaran pun hilang.

Keinginan kita untuk makan enak dan memanjakan lidah sampai kita rela mengorbankan kesehatan yang begitu penting.

Sejatinya kita juga tahu apabila terkena sakit itu serba tidak enak. Badan, perasaan, dan kantong jadi bermasalah. Tapi herannya bila tidak melalui yang namanya sakit, kita biasanya nyaman-nyaman saja menikmati makanan kesukaan yang sebenarnya menjadi sumber penyakit.

Tapi bila belum sakit menyerang tetap saja yang namanya penyakit kita cari dengan cara melakoni pola makan yang tidak sehat. Padahal pilihan ada di depan mata. Kita lebih memilih mengabaikan hidup sehat yang tersedia. Salah siapa bila penyakit sudah datang menyerang?


TAGS


-

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post