• 15

    Feb

    Selamat Pagi Indonesia Yang Berseri dan Damai

    Pada waktunya, jayalah Indonesia. Bagaikan garuda yang akan terbang tinggi dan mencengkeram dunia. Pada saatnya, Indonesia akan menjadi negeri yang berseri dan damai! * Jangan pesimis dan ragukan, bahwa akan ada waktunya Indonesia berjaya dan damai sejahtera. Walaupun saat ini kita hidup masih belum damai dan kacau. Ekonomi masih senin-kemis. Korupsi merajalela, mafia hukum berkuasa, amarah dimana-mana. Kemaksiatan ada di depan mata. Kebobrokan moral etika sudah menjadi keseharian. Bencana juga tiada mereda dan pertikaian selalu ada. Tetapi, tetap jangan percaya bila negeri ini akan tenggelam. Terpecah belah menjadi beberapa bagian. Hancur lebur ditelan badai. Jangan percaya bila negeri ini telah kehilangan harapan dan kedamaian. Jangan percaya bila Indonesia akan terpuruk dan tiada m
    Read More
  • 8

    Nov

    PELUKAN KEJAM JAMAN

    Petang tenggelam dalam pelukan kejam Bibir menari dalam rangsangan Seribu lampu dalam kegelapan Kebejatan mengusai jaman Gerak-gerik liar Tanpa pelaminan Tarian dewa melamunkan Tubuh tergadai permainan Azab tak mempan Tertawa dalam kebiadaban Diam dalam kesesatan Kecantikan padamkan kebusukan Peluk kejam Menghunjam Tenggelam Menghantam Seram Malam Puaskan kemunafikan
    Read More
  • 6

    Nov

    Menunggu dan Nafsu

    Gadis Sofa Duduk Berdiri Bingung Jam Kedalam Kembali Gelisah Bergumam Minum Duduk Berdiri Blackberry Bicara Marah Duduk Berdiri Tersenyum Kekasih Datang Berpelukan Duduk Berdekatan Pegangan Mesra Hati-hati Terlena Tergoda Nafsu Menghanyutkan Lupa Segalanya
    Read More
  • 12

    Oct

    Hati Seadanya Untuk Menikmati Keindahan

    Nikmati saya setiap hal yang ada dengan hati tanpa perbandingan, maka akan terasa begitu indahnya untuk dinikmati. * + * + Suatu sore saat pulang dari bekerja, saya menghentikan sejenak perjalanan untuk melihat anak-anak sedang bermain sepakbola. Umur mereka antara 5 sampai 10 tahun. Semua bercampur. Sepertinya seru sekali, sehingga harus memaksa saya berlama-lama untuk menyaksikan permainan mereka. Tentu saja permainan sepakbola yang anak-anak ini mainkan alakadarnya. Berlari kesana-kemari. Ramai-ramai mengerubuti bola. Karena pasti mereka belum mengerti teori-teori tentang bermain sepakbola yang baik. Daripada benarnya, lebih banyak salahnya dalam menendang dan mengoper bola. Tetapi menyaksikan semua itu, saya seakan larut dalam permainan mereka yang diiringi suara-suara teriaka
    Read More
  • 9

    May

    TUHAN YANG SALAH, MENCIPTAKAN MANUSIA

    Dialog malaikat , manusia , dan setan : Kebenaran dan kesesatan selalu ada didalam pemikiran kita. Kearah mana kita menuju, kembalikan kepada, kebijaksaan tertinggi yang juga selalu ada didalam diri kita Seorang pemuda soleh , entah mengapa akhir-akhir ini , ia begitu tak bergairah dan rindu lagi untuk menunaikan kewajiban ibadahnya . Dimana biasanya ia begitu menanti - nanti waktu bermesraan dengan penciptaNya . Datanglah malaikat yang menegur : Hai, manusia soleh , mengapa kini engkau meninggalkan kewajiban - kewajibanmu ? Apapun persoalan hidup , seharusnya engkau lebih selalu menghadapinya dengan penuh keyakinan didalam Nama Tuhanmu yang pasti akan membantu ! Walaupun sedikit terkejut , pemuda ini , tetap tanpa bergairah menanggapi : Lagi bete ! Selama ini juga sudah taat dan yakin
    Read More
  • 7

    May

    TIDAK AKAN ADA YANG SIA-SIA...

    Walaupun tulisanku tak seindah syair-syair para pujangga Tak seperti untaian kata-kata para resi yang penuh makna Aku setiap hari akan terus mengukir kata demi kata Menuangkan isi hati apa adanya Walaupun banyak yang bosan membaca Ada diantaranya yang tertawa Mencibir dan juga menghina Aku akan tetap mengobarkan semangat membara Merangkai kata -kata untuk dijadikan mutiara Aku percaya pasti ada berguna Paling tidak bagi diri sendiri saja Bila tidak dihiraukan sesama Aku yakinkan diri , goresan ini tidak akan sia-sia Karena akan menjadi sejarah pada saatnya Bahwa aku pernah ada Menjadi bagian dari dunia maya
    Read More
  • 2

    May

    MENCINTAI DEMI CINTA

    Apakah makna mencintai kita telah mengerti didalam puluhan bahkan ratusan kata yang kita ucapkan dan tuliskan ? Apakah cinta itu hanya semata-mata demi yang bernama CINTA ?! Mengapa sepasang kekasih yang sudah cinta mati dalam buaian asmara yang tak terpisahkan, pada akhirnya harus berpisah dan kemudian saling menyakiti dengan kebencian ? Ada juga sepasang sahabat yang penuh cinta dalam persaudaraan pun harus mengakhiri hubungan yang telah terjalin lama itu dengan perpisahan yang diiringi dendam? Begitu banyak hubungan percintaan dan kemanusiaan yang katanya atas saling mencintai harus berakhir tidak seperti yang diharapkan sejak awal yang penuh bunga impian akan kedamaian . Yang ada hanya penyesalan dan tiada habis terpikirkan , mengapa dan mengapa semua ini harus terjadi . S
    Read More
  • 27

    Apr

    SAYA TIDAK SUKA DENGAN BB, MEMANG ADA APA?!

    Boleh saja mengikuti gaya dan perkembangan jaman, namun janganlah sampai kita terhanyut didalamnya, dan mati karena gaya! Tak bisa dipungkiri , kini adalah jamannya BB alias Blackberry. Sebuah perangkat komunikasi yang begitu mewabah . Tidak tua tidak muda. Dari kalangan kelas atas sampai bawah. Dijinjing pebisnis sampai salesman . Bahkan anak yang masih SD pun sudah memakainya . Padahal alat komunikasi ini adalah lebih sekedar alat komunikasi untuk pebisnis dan orang-orang penting. Mungkin awal mewabahnya BB di Indonesia karena Barack Obama , presiden AS saat ini menggunakannya. Sehingga orang-orang berlomba - lomba ingin memilikinya sebagai simbol kebanggaan dan untuk gaya hidup . Walaupun harganya masih lumayan mahal namun itu bukan jadi halangan untuk memilikiny
    Read More
  • 14

    Apr

    Jalan Lurus Dihindari, Terjerumus Di Jalan Berbelok

    Jalan Kebenaran dan Keselamatan itu lurus dan mudah dilewati, namun jarang yang suka menjalani. Bila tidak mau dikatakan , dihindari dan tak disukai. Padahal itu adalah jalan menuju kebahagiaan. Jalan lurus yang seharusnya menjadi rute perjalan untuk kembali tak membangkitkan gairah. Namun jalan kesesatan berbelok-belok dan menjerumuskan, tetapi entah mengapa banyak yang suka menyusuri penuh dengan motivasi…?! Jalan lurus dihindari, enggan dijalani, namun mengapa justru menjerumuskan diri dalam arus yang menenggelamkan jiwa dan raga? Mengapa tidak segera meluruskan hati untuk menapaki jalan lurus agar bisa kembali ke Rumah??? Ada Kehidupan yang sesungguhnya menanti…
    Read More
  • 14

    Apr

    BEGINILAH HARI INI KULALUI

    Hari ini Diawali Doa, Kekuatan Mengisi perut Senyum-senyum Berlanjut Kemacetan Kesibukan menumpuk Ketegangan Kesemberawutan Perdebatan Emosi Kebencian Sakit hati Intropeksi Istirahat sejenak Sibuk lagi Ketegangan masih ada Lelah Menjelang senja Pulang Bergairah Kemacetan belum reda Di rumah Lega Menjelang malam Sisakan waktu , tertawa Doa , Bersyukur Tertidur dalam senyuman Tiada mimpi Beginilah , hari ini kulalui
    Read More

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post