• 12

    Oct

    DIAM SALAH, BICARA SALAH, JADI HARUS BAGAIMANA???

    Suatu pagi Boss : Saya marah-marah dari tadi, kenapa kamu cuma diam?! Anak buah : ????!!! Suatu siang, boss marah-marah. Anak buah : Begini pak. . . . Masalahnya begitu pak. . . Boss : Kamu ini, kalau kena marah dan salah bisanya cari alasan dan pembelaan! Suatu sore, lagi-lagi boss marah. Anak buah : Maaf pak, saya sekarang diam atau bicara? Boss : ???!!! Tapi akhirnya, bossnya tetap marah juga! Justru marahnya tambah hebat. . . Jadi salah siapa? Sekali-kali, anak buah perlu marah juga kali ya ? Kalau ikutan marah salah juga. Bisa - bisa langsung di pecat. Loh, kalau dipecat bukannya jadi enak? Enak tidak kena marah, tapi jadi tidak bisa makan enak resikonya! Jadi harus bagaimana dong? Okk, kutanyakan dulu pada hatiku. . . .
    Read More
  • 11

    Oct

    MAKAN APA HARI INI? SIAPA YANG BISA AKU MAKAN?

    Hari masih pagi, di sebuah rumah kontrakan. Aweng : Mau makan apa? Joker : Nasi goreng aja deh! Aweng : Ngomong-ngomong, hari ini kita makan siapa nih? Ada ide? Joker : ???? Ternyata sekarang ada jenis makanan-makanan baru yang sangat di gemari. Ada yang namanya makan teman, makan saudara, makan perawan dan uang atau makan rejeki orang. Apakah memang sudah kehabisan makanan di bumi ini? Lagi pula makanan itu harganya mahal sekali, mudah-mudahan saya tak sanggup membelinya! Lebih baik cukup makan nasi atau ubi saja.
    Read More
  • 11

    Oct

    BOSS SELALU SALAH!!!

    Saat anak buah salah, boss marah, “Kamu kerja yang benarlah!!! Jangan bisanya cuma salah!!! Giliran boss salah, tetap saja marah dan balik menyalahkan, “Kamu itu yang benar dong!!! Sudah tahu saya salah, masih di ikuti, seharusnya perbaiki!!! Benar-benar bodoh! “ Kata buku, boss itu tidak pernah salah! Tapi kata hatiku, bukannya tidak pernah salah, justru sering salah. Cuma saja tak ada keberanian untuk mengakuinya. Jadi hal ini akan terus berlanjut. Karena itu ia akan selalu merasa benar, jadi tidak ada kesempatan untuk memperbaiki. Akhirnya salah terus! Benar kan? Jangan tanya kepada rumput yang bergoyang, pasti tidak tahu. Sebab ini rahasia! Untung saya bukan boss!
    Read More
  • 10

    Oct

    LEBIH BAIK SAKIT HATI, DARIPADA SAKIT GIGI!

    Waduuuuuuh …..luar biasa sakitnya, kepala rasanya mau meledak, sempat berpikir, wah pasti enak kalau bisa meledak! Yang pasti sih hancur…! Tetapi kemudian berpikir kembali, memang menahan sakit gigi itu sakit dan menyengsarakan, namun ini juga adalah kesempatan melatih diri untuk sabar dan ketenangan. Kalau mau jujur, rasanya lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Karena kalau saya lagi di sakiti hatinya, saya masih bisa tidur nyenyak, paginya sudah hilang dengan hati yang memaafkan dan melupakan hehe.. Kalau sakit gigi, mana bisa tidur! Karena setelah melewati rasa sakit itu, aku dapat merasakan kelegaan yang luar biasa, plong,plong dan plooooooong! OLeh sebab itu kalau mau merasakan sesuatu yang enak dan nikmat yang plus dalam hidup ini, kita harus merasakan yang sakit te
    Read More
  • 10

    Oct

    MENYIRAM PUN, GUNAKAN HATI

    Menyiram bunga adalah pekerjaan mudah. Yang penting gunakan air. Suatu saat daripada iseng saya sempatkan menyirami bunga. Dan saat itu kebetulan ada teman yang melihat. Lalu ia memberikan masukan, ” Kamu itu kalau menyiram bunga itu jangan sembarangan begitu. Airnya jangan terlalu besar, harus pas. Waktu menyiramkan airnya juga harus teratur. Dan yang penting selalu gunakan hati dalam mengurusnya, karena bunga-bunga itu juga punya perasaan. “ Saya hanya mengangguk saja, apa benar demikian, pikir saya. Ternyata benar adanya setelah saya renungkan. Dalam hal apapun, kalau kita menggunakan hati, dalam melakukannya. Hasilnya pun akan baik, karena itulah balasan yang pantas kita. Seumpama bunga tadi, kalau kita merawatnya dengan telaten , penuh perhatian dan perasaan balasannya bu
    Read More
  • 9

    Oct

    RUMAH TUHAN ADA DI UJUNG JALAN ITU!

    Pada suatu Minggu pagi, aku bertemu seorang teman _ Budi, namanya _ yang sudah berpakaian keren. Bingung juga mau kemana dia. Karena biasanya hari Minggu kalau belum jam 12 pasti tak akan kelihatan batang hidungnya. Alias masih molor, habis malam mingguan. ” Mau kemana Bud, pagi-pagi begini? Jalan-jalan sama pacar? ” tanyaku sedikit heran. “Gak bang, aku gak jalan-jalan. Tapi hari ini aku spesial mau ke rumah Tuhan dan mau ketemu Tuhan! ” Ia menjelaskan. Hah, mau ke rumah Tuhan dan ketemu Tuhan? Memang rumah Tuhan berada dimana? Dan Tuhan itu ada dimana? Saya tahu, pasti maksud Budi rumah Tuhan itu ada di ujung gang yang berlantai tiga itu. Dan disitulah Tuhan berada. Dengan mangut-mangut dan sedikit bergumam, “Ohhh, ternyata rumah Tuhan dan Tuhan ada disa
    Read More
  • 9

    Oct

    MENANGISLAH HARI INI, TERTAWALAH ESOK!

    Sebuah kata, kalau diucapkan pada waktu yang tepat dan untuk keadaan yang tepat, walau sedikit saja bisa sungguh mempunyai manfaat yang besar Tak di duga hari ini aku mendapat telepon dari teman lagi. “Oom, aku lagi banyak beban banget. Beginilah hidup sebagai single parent. Apa-apa harus tanggung sendiri. Rasanya tak tahan lagi aku ingin menangis dan berteriak! “ Dan aku hanya bisa mendengarkan dalam-dalam, kemudian memberi sedikit saran, “Des, mengapa harus ditahan? Ayo. . . Menangislah sepuasnya hari ini, berteriaklah sekeras yang kau bisa! Lepaskan semua beban-bebanmu untuk apa dibawa-bawa. Cukup sampai hari ini. Titipkan pada Tuhan…….. Bila esok tiba, sambutlah harimu dengan penuh senyuman!” “Ya, oom. Akan saya lakukan! TerimakasihR
    Read More
  • 7

    Oct

    KARENA KENTUT JADI SEMAPUT

    Seorang kawan tanpa ba bi bu lagi, tiba-tiba kentut, brut brut brut dan teman yang di sampingnya langsung cemberut dan menegur, ” Yang benar dong, kalau kentut! “ Yang ditegur membalas sambil tertawa tidak melihat reaksi temannya, ” Itu kan cuma angin, kalau gak senang ya kembaliin! ” Mungkin karena suasana hatinya senang tidak berkenan, mendapat jawaban demikian, akhirnya jadi emosi dan tangan yang bicara. Bak bik buk. . . Jadi semaput deh, gara-gara kentut. # Becanda boleh saja, tapi lihatlah suasana dan jangan keterlaluan!
    Read More
  • 7

    Oct

    BAU SAMPAH, SALAH SIAPA?!

    Suatu hari bersama istri melewati tempat pembuangan sampah dan ia langsung mengeluh, ” Aduh. . . Bau banget! Baunya ! Sambil menutupi hidungnya. ” Mana, mana baunya? Saya menanggapi. “Aneh sih! Bau begini gak kecium. Hidung kamu rusak ya! ” sahutnya agak kesal. Akhirnya saya hanya bisa berkata, ” Ya, namanya sampah ya bau! Udah tahu bau, dicium! Kalau kamu tidak cium, ya tidak bau. Jadi , salah siapa? “
    Read More
  • 28

    Sep

    Makanannya Tidak Enak!

    Suatu waktu, saat mengajak istri makan diluar dan hanya satu kalimat yang terucap dengan muka cemberut , ” Disini makanannya tidak enak! ” Apakah memang benar-benar makanannya tidak enak? Sedangkan saya santai-santai menikmatinya. Enak tidaknya hanya masalah selera dan pemikiran saja. Jangan menilai hanya menggunakan tolak ukur sendiri dan langsung memvonis suatu hal yang kamu rasakan. Bagi kamu makanan itu tidak enak bukan berarti makanan itu benar-benar tidak enak. ————————————————————–
    Read More

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post