• 7

    Nov

    Belum Siap Jadi Baik

    Sejatinya kita sebagai manusia kehidupannya dari hari ke hari menjadi semakin baik. Berani menyadari kesalahan-kesalahan lalu bertobat untuk berubah menjadi manusia di jalan kebajikan. Sebab dengan satu hari demi satu hari yang kita lalui menandakan perjalanan kita semakin dekat kepada berakhirnya keberadaan kita di dunia ini. Bagaimana kita bisa mengatakan, bahwa kita akan berubah baik setelah tua nanti? Bukankah kematian itu bukan hanya untuk orang-orang yang sudah tua? Bahkan manusia yang baru terlahir pun bisa mengalami kematian. Bagaimana kita bisa memastikan perjalanan hidup kita akan panjang sampai menjelang tua? Ketika ada yang mengajak kepada jalan kebaikan ada yang dengan berani mengatakan, bahwa belum siap menjadi baik. Sekarang usia masih muda. Mau berpuas-puas
    Read More
  • 9

    Aug

    Obral Maaf Saat Lebaran dengan Kualitas Terjamin

    Kata MAAF sepertinya sedang ada diskon. Di mana-mana tertulis atau terucapkan maaf. Begitu mudahnya kita mengucapkan permintaan dan memberikan maaf. Sepertinya mudah. Tetapi sesungguhnya tidak semudah itu. Maaf, ini bukan omong kosong. Berapa kata maaf yang sudah kita tulis atau ucapkan dalam sehari-dua hari ini? Coba kita tanyakan pada diri sendiri. Apakah kata maaf itu sungguh keluar dari hati yang terdalam atau sekadar penghias ucapan saja? Mentang-mentang sedang Lebaran. Kesempatan baik untuk obral maaf kepada semua orang yang kita temui. Namanya barang obral biasanya kualitas tidak terjamin atau barang sisa yang dijual untuk menghabiskan stok. Apakah kata maaf kita yang tertulis atau meluncur dari bibir kita cuma seperti barang obral itu? Semoga tidak! Obral kata-kata ma
    Read More
  • 8

    Aug

    Kesesatan di Jalan yang Benar

    Bila agama yang mulia hanya menjadi kendaraan untuk menciptakan ketakutan dan kekacauan Bila atas nama agama yang agung menyebarkan permusuhan dan kebencian Bila demi menegakkan agama atas kemuliaan dengan pembunuhan Sungguh kita telah tersesat di jalan yang benar dan lurus Sungguh kita telah memalukan diri sendiri dan merendahkan ajaran agama Tetapi begitulah dunia sepanjang jaman akan selalu ada jalan-jalan penyesatan Ketika kesadaran terlelap, maka jurang kejatuhan sudah di depan mata Menjaga kesadaran adalah pelita untuk menerangi jalan
    Read More
  • 27

    Jul

    Mereka Tak Ingin Perubahan

    Rakyat rindu akan perubahan sudah gerah dengan keadaan preman-preman berkeliaran tapi mereka yang punya jabatan empuk dalam kedudukan tak ingin perubahan hidup aman dan nyaman bekerja sama dengan preman jokowi-ahok datang ingin membawa perubahan tanah abang yang sudah lama jadi sarang preman akan ditertibkan tapi polisi malah minta laporan dengan tulisan ada anggota dpr tak berkenan tanah abang sudah jadi sumber penghasilan tahulah negara ini sulit ada perubahan signifikan tak lain tak bukan pejabatnya juga banyak yang jadi temannya preman ini bukan onong kosong tapi kenyataan jokowi-ahok ingin perubahan banyak rakyat jadi simpatisan dukungan berdatangan namun ada anggota dpr dan aparat negara yang tidak berkenan sebab perubahan merusak zona nyaman
    Read More
  • 2

    Jul

    Kitab Suci di Tangan pun Tak Memberi Pencerahan

    Sekarang dunia semakin terang siangpun lampu dinyalakan apalagi malam terang benderang semua jadi jelas terlihat dengan mata telanjang Tapi dalam kebatinan hati semakin menuju kegelapan tak bisa membedakan kesalahan dan kebenaran kitab suci di tangan pun tak dapat memberi pencerahan Siraman rohani kerap diperdengarkantanpa dapat menyuburkan kenuranian hakekat kebenaran sering diperdebatan lebih untuk mengibarkan pembenaran tiada hadir kedewasaan dan pencerahan terjebak dalam kehampaan dan kesia-siaan Mata fisik semakin jelas melihat kesalahanmata batin mengalami kebutaan di kolam kebenaran namun tak bisa menemukan kebenaran Tubuh fisik semakin indah penuh hiasanmenghadirkan tepuk tangan dan kekaguman tapi tubuh batin semakin berantakansulit memunculkan kearifan hidup dalam persimpanga
    Read More
  • 28

    Apr

    Berpengetahuan Namun Tetap Memiliki Hati Itulah Kecerdasan Sejati

    Menuntutlah ilmu sampai ke Negeri Cina. Kejarlah ilmu sampai ke Amerika. Berpengetahuan memang tidak ada yang salah. Malahan adalah kewajiban. Namun dengan bertambahnya pengetahuan, sehingga memiliki kepintaran. Jangan sampai menjadi lupa untuk tetap memiliki hati. Apa gunanya memiliki segunung pengetahuan, tetapi melupakan luasnya samudra kebajikan? Berpengetahuan dan tetap memiliki hati itulah kecerdasan sejati. Sebab ketika manusia berpengetahuan dan lupa dengan hatinya, maka bencana kehidupan di mulai. Pengetahuan tanpa kendali hati membuat manusia terjebak dalam kebebasan yang tak bertanggung jawab. Hidup semaunya atas nama hak dan kebebasan sungguh menyesalkan dan kehilangan hati.
    Read More
  • 28

    Apr

    Lihat Hatimu, Lihat Nuranimu

    Lihat hatimu, lihat nuranimu Lihatlah hatimu, bukan kata-katamu Kata-katamu suka menipu, hatimu tak begitu Lihatlah hatimu, bukan penampilanmu Penampilan bisa dimanipulasi, tidak dengan hati Lihatlah hatimu, bukan senyum manismu Senyum manis itu bisa saja pemanis belaka, hati apa adanya Lihatlah hatimu, bukan ibadahmu Ibadah bisa saja sekadar rutinitas dan tanpa makna, hati mengetahuinya Lihatlah hatimu, bukan perbuatan baikmu Perbuatan baik bisa hanya untuk pamer dan basa-basi, hati tidak akan merestui
    Read More
  • 30

    May

    Menulis yang Kutak Tahu

    Teori menulis mengatakan: tulislah apa yang engkau tahu//menulis itu perlu ilmu//setuju tapi ragu//kalau mengikuti teori seperti itu//pastinya tak akan maju-maju//karena akan terbelenggu Sebab selama ini yang kutahu//banyak hal yang kutulis itu//seringkali tidak aku tahu-menahu//tahu-tahu menjadi ilmu baru//membuatku berseru: kenapa bisa begitu//yang menulis sepertinya bukan aku Memang baik menulis yang aku tahu//lebih nikmat lagi menulis yang tidak aku tahu//menulis dari ketidaktahuan menjadi tahu
    Read More
  • 10

    Apr

    JANGAN JADIKAN MASALAH SEBAGAI MASALAH, NAMUN NAMANYA TETAP MASALAH JUGA

    selama hidup, pastinya ada masalah jadi ,jangan jadikan masalah ketika menghadapinya sebagai permasalahan masalah ketika tidak dijadikan masalah, maka ia tak akan bermasalah masalah adalah tetap masalah dan akan selalu ada bila ingin hidup bebas dari masalah, itulah permasalahannya bisa dikatakan sebagai orang bermasalah ketika ada masalah, katakanlah,” tak masalah” dengan banyaknya menghadapi masalah semoga menjadikan bebas masalah sebab, masalah tidak akan menjadi masalah lagi bebaskanlah diri , maka masalah tak akan menghantui masalahnya bisakah kita menjadi manusia yang tidak takut dengan masalah segala permasalahan hidup yang begitu bermasalah bisakah? masalahnya adalah….aku malas untuk mempermasalahkannya lagi masalahmu bukan masalahku masalahku bukan masalahmu nam
    Read More
  • 7

    Apr

    BETAPA KASIHNANYA BILA HIDUP HANYA UNTUK MENCARI MAKAN

    Berapa banyak energi dan usaha yang harus kukerahkan Pikiran yang dicurahkan Siang malam bekerja Demi untuk meneruskan kehidupan Demi mengisi perut ini dengan butiran-butiran nasi Demi sebuah rumah untuk berlindung Demi yang namanya harga diri Demi menjaga gengsi Demi anak istri Demi untuk memenuhi kesenangan duniawi Segala cara dilakukan Saling mengalahkan Berbohong dan menipu Moral etika dilupakan Nurani dibungkam dalam-dalam Hilang ingatan pada Tuhan Perasaan dimatikan Bila semua itu kulakukan Hanya demi untuk mempertahankan hidup Ah, sungguh kasihan dan menyedihkan!!!
    Read More
- Next

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post