• 8

    Jan

    Aku dan Sang Guru #2: Cintaku Bukan Untuk Satu Wanita

    Lelaki itu begitu bersahaja dan hidup sederhana seorang diri di sebuah gubuk dekat pematang sawah. Penampilannya tiada yang luar biasa, seperti layaknya seorang lelaki yang sering kutemui. Namun ada kharisma dan nilai-nilai keluhuran yang tak bisa dibantah apabila melihat dengan mata hati. Senyuman tak pernah lepas dari wajahnya. Karena senyuman baginya adalah bagian dari pakaiannya juga. Aku memperkirakan umurnya sekitar empat puluhan. Setiap orang yang membutuhkan bantuan, tak segan ia mengulurkan tangan, akan dibantu sesuai dengan kemampuan . Ia pun seringkali memberi penghiburan bagi yang sedang dalam kesedihan. Memberikan motivasi bagi yang sedang dalam kelemahan. Siapapun dan darimanapun baginya adalah seorang sahabat. Setiap langkah dan tutur kata-katanya berhias kelembutan yang me
    Read More
  • 22

    Dec

    Rahasia Dan Bukan Rahasia Menulis.....

    Sudah banyak rahasia diungkapkan Masing-masing punya cara dan rahasia Intinya tak jauh berbeda Kini aku hanya ingin sedikit berbagi Buka mata , pikiran, dan hati Tajamkan intuisi dan pandai membaca situasi Jauhkan rasa takut untuk memulai Harus memaksakan diri mengambil langkah pertama Namun jangan terpaksa saat sedang menjalani Biarkan suara hati kau alirkan melalui ujung jarimu Tulislah sebanyak yang kau bisa supaya cepat menjadi benar-benar bisa Petiklah ide yang datang , segera tuangkan dalam tulisan, sebelum ia terbang entah kemana Tak perlu kau ragu dengan apa yang kau anggap benar Tuliskan saja , supaya akan datang kebenaran baru Kalau ada kekeliruan dalam tulisanmu, segera perbaiki, tak perlu malu ! Hindari meniru cara penulisan siapapun Masing-masing punya kelebihan dan ke
    Read More
  • 9

    Dec

    Koin Untuk Prita : Simbol Perlawanan Yang Indah!

    UNTUK SEBUAH KEBENARAN TAK ADA SALAHNYA KITA MELAKUKAN SEBUAH PERLAWANAN DEMI PERBAIKAN TENTUNYA Pertama-tama saya merasa salut atas ide pengumpulan uang koin untuk Prita yang di gagas oleh Elona Melo Tomeala Arief. Menurut saya inilah adalah suatu bentuk perlawanan yang sangat indah terhadap ketidak adilan yang menimpa Prita atas sebuah kesalahan yang samar. Ketidak adilan disini adalah dalam kasus apapun di negeri ini, pengadilan akan selalu memenangkan yang punya uang dan bisa membayar serta yang punya kekuasaan. Rakyat kecil harus siap dijadikan sebagai tumbal untuk keadilan. Jadi rasanya teriak atau demo pun sudah percuma, karena para pemimpin pun hanya bisa instruksi tanpa tindakan, bagaimana rakyat tidak lelah? Dengan pengumpulan koin ini sangatlah indah dan nyata sebagai simbol
    Read More
  • 5

    Nov

    MENGUSIR PIKIRAN KOTOR DENGAN SENYUMAN

    Begitu banyak pikiran-pikiran yang muncul setiap saat, yang bersih maupun yang kotor, yang bisa menuju kepada kebaikan maupun kejahatan. Harus ada usaha-usaha untuk mengendalikannya, sehingga bermanfaat Pikiran itu liar seperti monyet dan sulit dikendalikan, bisa begitu cepatnya berubah, demikian yang sering saya baca di buku. Kalau kita yang pernah tahu tentang Si Kera Sakti , Sun Go Kong, itulah gambaran nyata tentang pikiran kita. Hebatnya lagi pikiran ini, walaupun kita duduk dalam ruang tertutup rapat dan kedap suara, ia dapat dengan bebas menembus kemanapun tanpa batas. Pikiran ini bisa menyelamatkan juga bisa menyesatkan jalan hidup kita. Tergantung kemana mau diarahkan. Kalau pikiran ini belum terlatih, maka akan dengan mudahnya ia melayang-layang semaunya. Saat melihat wanit
    Read More
  • 3

    Nov

    Sungguhkah, Kau Tidak Mengenal Aku?

    Duduk termenung pikiran melayang Suara halus namun tegas terdengar Ayo, bangunkan dirimu Ayo. . . Bangunkan dirimu, jangan tertidur lagi Dalam mimpi-mimpi yang semu dan meracuni Bangun apa? Mimpi apa? Aku tidak tertidur sedari tadi! Mataku melek dan awas Mungkinkah salah orang? Tidak! Aku sedang bicara padamu! Ya, kamu! Jangan tertidur lagi Dan terus bermimpi Bangunkan jiwamu Bangunkan Nuranimu Bukan hanya ragamu Cukup sudah berjalan dalam kesesatan duniawi Membuat engkau semakin jauh dari tujuan Tidak lagi ingat tugas mulia yang diemban Saat terjatuh ke dunia Apakah harus terus begini? Ingatlah. . . Memperbaiki diri dan menyempurnakan diri Menjadi yang seharusnya seperti semula Tapi siapa kamu , kawanku? Aku? Bahkan kau sudah melupakan aku! Tolong katakan semoga aku bisa lebih mengenalmu!
    Read More
  • 2

    Nov

    DIOGENES: BERSAHAJA DALAM KESEDERHANAAN!

    Diogenes, seorang filsuf, makan ubi sebagai santap malamnya. Hal itu dilihat oleh rekannya, filsuf Aristippos, yang hidup enak karena menjilat raja. Aristippos berkata : ‘Kalau engkau mau belajar menghamba kepada raja, engkau tidak perlu lagi hidup dengan makan sampah seperti ubi itu. ‘ Jawab Diogenes : ‘Jika engkau sudah belajar hidup dengan makan ubi, engkau tidak perlu lagi menjilat raja.’ ~ A. De Mello ~ Berapa dari kita yang harus menghamba demi untuk kenikmatan hidup kita yang sesaat ini? Menghamba kepada kekuasaan, kedudukan dan kenamaan yang berujung kepada kekayaan. Kalau tidak, tidak mungkin negeri kita ini berada dalam penyakit kronis yang bernama korupsi. Sudah kaya, masih belum puas juga, masih mau tambah kaya dengan cara korupsi. Bagi saya ya
    Read More
  • 1

    Nov

    Apakah Wanita Itu Hanya Untuk Disetubuhi???

    Nafsu bisa dikendalikan, kalau mau melatih pikiran, karena ia bagaikan air yang bisa dialirkan sesuai keinginan kita Karena saya bervegetarian, banyak teman yang tidak mengerti bertanya, memang kamu ini mau jadi biksu dan tidak mau menikah? Akhirnya saya jadi bahan ledekan, kalau tidak menikah, tidak bisa menikmati tubuh wanita dong, nafsu jadi tertahan bisa berabe tuh otaknya. Padahal bervegetarian itu tidak ada hubungannya dengan biksu atau menikah. Mereka tidak tahu, kalau tidak semua biksu itu bervegetarian. Apakah benar, wanita itu memang diciptakan khusus untuk kita setubuhi sebagai sarana melampiaskan nafsu birahi? Pemikiran inilah yang meracuni hidup anak manusia selama ini. Wanita hanya jadi obyek sex saja bagi lelaki. Lokalisasi resmi dan ilegal diadakan. Para lelaki ca
    Read More
  • 30

    Oct

    SUDAHKAH AKU MENGENAL DIRIKU?

    Mengapa selama hidupku ini, aku buta akan siapa diriku? Sehingga aku tersesat dalam kebodohan yang tak berujung. . . Aku harus segera mengenali diriku itu! Saya pernah membaca sebuah kalimat, yang maaf, saya lupa sumbernya_mudah-mudahan ada yang bisa mengingatkan! _ Yakni, ‘KENALILAH DIRIMU MAKA KAMU AKAN MENGENAL TUHANMU’. Tak heran ketika orang itu telah sungguh-sungguh mengenal dirinya maka akan berkata, “Ana Al Haq “ atau “Manunggaling Kawula Gusti“. Dan saya percaya orang-orang yang mengatakan demikian bukan untuk menunjukkan kesombongannya, tapi telah merasakan sebuah hati yang indah atas sebuah kesadaran siapa dirinya yang sejati. Dan saya juga ingat, dimana dikatakan , Tuhan menciptakan manusia sesuai dengan bentuk dan rupanya. Setiap ma
    Read More
  • 29

    Oct

    LEBIH BAIK YANG MENYEMBAH POHON, DARIPADA HANYA MENGIDOLAKAN TUHAN...!

    Kita hanya terbuka matanya saat melihat kesalahan orang, tapi jarang teringat dengan kesalahan sendiri Dahulu orang tidak mengerti bagaimana caranya untuk menyembah Tuhan, tapi mereka tahu Bahwa Tuhan itu ada tapi tak tahu ada dimana, karena Tuhan tiada bentuk dan rupa. Lalu mereka mencari-cari, dengan hati yang masih lugu. Mereka beranggapan kemungkinan Tuhan berada dibalik pohon-pohon besar atau gunung yang paling tinggi dan diatas langit. Maka Menyembahlah mereka dengan segala ketulusan kepada pohon besar itu yang dalam hati mereka anggap itu adalah perwujudan Tuhan. Atau pula yang memenggadah keatas langit untuk menyembah dan memberi penghormatan kepada Tuhan. Tapi mereka sungguh melakukannya penuh hikmat, dengan memakai pakaian yang terbaik dan sepenuh hati dan jiwa. Namun kita
    Read More
  • 29

    Oct

    KEINDAHAN DALAM SEONGGOK KOTORAN!

    Tiba-tiba saya terinspirasi pada seonggok kotoran untuk jadi bahan tulisan, tepatnya untuk bahan pembelajaran_iseng atau sudah kehabisan bahan? _. Kalau melihat pemandangan-pemandangan gunung, laut, atau wanita cantik itu indah, itu sudah biasa. Lalu bagaimana sampai bisa menemukan keindahan dalam seonggok kotoran bukankah luar biasa?! Saya jamin pasti kita akan merasa jijik dan mual saat melihat kotoran yang dikerubungi lalat didepan kita. Cobalah sejenak untuk melihat gambar diatas. Bagaiamana? Saya merasa itu wajar saja, namanya juga kotoran, pastilah menjijikan. Kalau sampai menganggap kotoran itu indah, pasti ada yang tidak beres dengan otaknya alias sudah gila! Kira-kira itu yang istri saya katakan dan mungkin itu yang kita pikirkan. Saat memoto gambar kotoran ini, saya masih semp
    Read More

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post