• 17

    Mar

    Ternyata, Kejujuran Itu Masih Ada

    Kejujuran Itu Masih Ada ~ 06:45 3 Februari 2016 Benarkah kejujuran  sudah langka di kehidupan kita atau sama sekali tidak ada lagi di dunia ini? Mengapa kita terlalu skeptis bila memiliki pemikiran ini karena bertemu satu dua atau beberapa orang di sekitar kita yang tidak jujur? Tak jarang pula kita membaca atau mendengar perkataan yang pesimistis bahwa kejujuran sudah langkah di dunia ini. Seakan di dunia ini tidak ada orang jujur lagi. Kalau pun ada sudah sulit menemukan. Ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Apakah ini karena bercermin pada diri sendiri? Seperti ada yang mengatakan bahwa kita adalah apa yang kita pikirkan! Tetapi bila juga mau jujur ternyata masih mudah pula kita menemukan orang-orang jujur di sekitar. Apakah di antara kita ada yang menemukan mereka yang
    Read More
  • 22

    Oct

    Apa yang Dianggap Benar Belum Tentu Benar

    Apa yang sudah jelas kita lihat atau anggap benar belum tentu itu adalah kebenaran yang sesungguhnya. Seringkali kebenaran itu hanyalah menurut pendapat umum atau sekadar asumsi dan penglihatan kita.   Yang jadi masalah adalah kita memaksakan apa yang kita anggap atau lihat benar itu sebagai paling benar, sehingga dengan mudahnya kita menyalahkan atau bahkan menghakimi yang berbeda pendapat atau penglihatan. Padahal tidaklah demikian benarnya. Tetapi sudah demikian terpersepsi dalam diri kita.  Anak saya si dede menggambar sebatang pohon kelapa dengan dahan-dahannya yang rindang. Daun-daunnya diberi warna hijau. Namun salah satu dahan malah diwarnai coklat.  Gara-gara daun berwarna coklat itu nilai gambarnya berkurang. Guru si dede memberikan koreksi seharusnya daun-daun it
    Read More
  • 20

    Oct

    Apakah Agama Sudah Membuat Hidup Damai?

    Bila kita yang beragama masih suka bikin kacau dan tak bisa hidup damai dengan sesama itu membuktikan kita tak memahami makna dari kata ‘agama’ itu sendiri. Bagaimana kita bisa memahami ajaran agama kita sendiri bila untuk kata ‘agama’ saja tak bisa memahaminya dengan baik?  Padahal omo hal yang sederhana. Tetapi menjadi tidak sederhana ketika kita tidak menggunakan hati yang sederhana untuk memaknainya. Secara harafiah kita tahu bahwa kata ‘agama’ berasal dari bahasa Sansekerta A dan Gama. Yang bermakna ‘Tidak Kacau’ alias damai. Sederhana, kan? Sebenarnya dari makna kata ‘agama’ saja kita sudah dapat memahami bahwa dengan beragama itu adalah untuk membuat kehidupan ini aman dan damai alias tidak kacau atau mengacaukan kehi
    Read More
  • 9

    Oct

    Kebencian Itu Bagaikan Racun

    Kebencian Bagaikan Racun ~ 15:16 3 Oktober 2015   Apakah ada kebencian di dalam diri kita? Paling tidak dalam hidup kita pernah merasakan kebencian itu kepada orang yang tidak kita sukai.   Tetapi seiring berlalunya waktu kita dapat melupakan kebencian itu. Intinya kita tidak menyimpan kebencian itu sebagai harga mati. Kebencian hanya datang silih berganti.    Belum lama ini seorang kawan mengungkapkan perasaannya. Bahwa selama 15 tahun ini ia menyimpan kebencian kepada pasangannya. Walau masih tetap hidup bersama rasa benci itu tersimpan rapi di hatinya.     Walau rapi ia menyimpan rasa benci itu yang pasti tak ada rasa damai dalam hidup bersama pasangannya.    Kebencian adalah salah satu penyakit hati yang mematikan. Ia merupakan racun yang akan m
    Read More
  • 7

    Jun

    Menulis Itu Memang Sulit. Tapi...

    Jangan takut untuk melakukan hal yang kita anggap sulit. Mau melakukan hal yang sulit pada awalnya. Pada akhirnya akan mendapatkan kemudahan. Itulah kebenarannya. [k4t3dr4] Banyak ide. Keinginan ada. Penguasaan bahasa oke. Pastinya bisa menulis. Tetapi tetap merasa kesulitan untuk memulai dan menyelesaikan tulisan. Untuk menulis satu artikel saja memakan waktu berjam-jam. Bahkan bisa sehari sampai tiga hari. Tangan sampai pegal dan nafas kembang kempis. Sulit dan berat nian. Menulis satu artikel saja bagaikan acara panjat tebing. Ada rasa takut, tegang, dan kelelahan. Apakah ada sahabat yang mengalami kejadian yang saya ilustrasikan di atas? Kalau ada. Saya dedikasikan tulisan ini untuk para sahabat. Sebab dulu saya pun pernah mengalaminya. Kebanyakan kita biasanya bukannya ti
    Read More
  • 28

    May

    Pak Polisi Itu Baik, Ia Tidak Menilang!

    Beberapa hari yang lalu, karena ada suatu?keperluan ke satu tempat di daerah Kedoya, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, saya meluncur melalui Jalan Panjang. Untuk mencapai daerah tersebut saya harus mengambil jalur putar balik di pertigaan Jalan Lapangan Bola. Saat hendak berputar balik, kebetulan lampu merah sedang menyala, sehingga kendaraan terpaksa memasuki jalur bus way.?Melihat keadaan itu, polisi yang berjaga?menghampiri pengendara sepeda motor yang berada di depan saya. Saya pikir, polisi itu akan menilangnya. Ternyata tidak! Pak Polisi itu hanya menegur, Jalannya di pinggir dong, jangan di tengah! Polisi itu berlalu melewati saya menuju ke?belakang menghampiri sebuah mobil yang?masuk jalur bus way di belakang saya.?Saya pikir, Tumben nih Pak Polisinya baik. Tidak menilang !
    Read More
  • 25

    Apr

    Lebih Baik Minum Air Kencing dari Minum Softdrink!!!

    Softdrink yang banyak di pasaran dengan berbagai merk dan rasa serta dipromosikan secara gentar akan manfaatnya tentu saja kita pernah mencobanya atau bahkan menjadi penggemarnya. Tetapi manfaatnya tidak sepadan dengan apa yang dipromosikan. * Softdrink memang enak rasanya dan bisa membuat kita tergila-gila untuk menikmatinya. Selain mudah didapat, sedikit banyak pasti kita terpengaruh promosi yang sangat gencar digelar diberbagai media. Secara tidak sadar kemudian, kita dan juga anak-anak hidup menjadi generasi softdrik. Karena saat ini, softdrink seakan sudah menjadi minuman wajib. Lalu bagaimana dengan air kencing atau disebut juga air seni? Pernahkah kita meminumnya? Mungkin mendengar namanya kita sudah merasa jijik, karena dalam persepsi kita, benda yang satu ini adalah ko
    Read More
  • 21

    Apr

    Lebih Baik Minum Air Kencing dari Minum Softdrink!!!

    Softdrink yang banyak di pasaran dengan berbagai merk dan rasa serta dipromosikan secara gentar akan manfaatnya tentu saja kita pernah mencobanya atau bahkan menjadi penggemarnya. Tetapi manfaatnya tidak sepadan dengan apa yang dipromosikan. * Softdrink memang enak rasanya dan bisa membuat kita tergila-gila untuk menikmatinya. Selain mudah didapat, sedikit banyak pasti kita terpengaruh promosi yang sangat gencar digelar diberbagai media. Secara tidak sadar kemudian, kita dan juga anak-anak hidup menjadi generasi softdrik. Karena saat ini, softdrink seakan sudah menjadi minuman wajib. Lalu bagaimana dengan air kencing atau disebut juga air seni? Pernahkah kita meminumnya? Mungkin mendengar namanya kita sudah merasa jijik, karena dalam persepsi kita, benda yang satu ini adalah kot
    Read More
  • 15

    Feb

    Maaf, Saya Tidak Merayakan Hari Valentine

    Benih kasih sayang ada dalam setiap jiwa kita, alangkah indahnya bisa dirayakan setiap saatnya! Hari Valentine sepertinya sudah menjadi tradisi di hampir setiap sudut bumi. Walaupun kaum muda yang lebih dominan merayakan, terutama pasangan yang sedang berpacaran. Akan tetapi kaum dewasapun tak ketinggalan berpartisipasi. Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari, katanya adalah hari kasih sayang. Yang namanya kasih sayang tentunya bersifat universal. Tetapi kenyataannya kemudian Hari Valentine lebih menjadi hari berkasih-kasihan antar pasangan yang dimabuk asmara. Bahkan kemudian hari yang seharusnya menjadi indah karena saling mengasihi menjurus kepada pemahaman yang salah. Saya hanya mendengar selentingan, pada Hari Valentine dimanfaatkan saling menunjukkan kasih
    Read More
  • 3

    Apr

    Marah, Introspeksi Diri, Atau Maafkan Saja?!

    Bila hanya mengikuti perasaan, maka amarahlah yang seringkali berbicara. Tetapi bila selalu menggunakan hati, maka akan bisa selalu beristrospeksi diri untuk dapat memahami suatu permasalahan yang dihadapi…. Tengah malam sebelum menuju pembaringan setelah seharian berkutat dalam pekerjaan , saya berpesan kepada seorang karyawan untuk mengerjakan sebuah tugas .Karena ada tugas mendadak dari boss. Saya juga mengingatkan jangan sampai lupa, karena penting . Ia mengiyakan dengan yakin tanpa ada reaksi apa-apa . Tetapi ketika paginya saya periksa hasilnya , alangkah terkejutnya, ternyata pesan saya itu belum dikerjakan juga. Apa reaksi kita bila menghadapi kenyataan yang demikian ? Saya yakin sebagian besar adalah timbul amarah ! Begitu juga dengan saya. Timbul sedikit ama
    Read More
- Next

Author

Manusia yang ingin berusaha menjadi lebih baik

Search

Recent Post